Thursday, November 20, 2014

Prona Desa Kupang

 
Meskipun Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Bpk. Drs. Ferry Mursyidan Baldan yang dijadwalkan datang ke Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sidoarjo, Selasa (18/11) berhalangan hadir, acara penyerahan sertifikat melalui Program Nasional Agraria (PRONA)sebanyak 500 bidang tanah tetap berlangsung dengan lancar. Pejabat Penyampai Informasi dan Dokumentasi (PPID) BPN Sidoarjo Ibu Lynda Nainggolan, SH. mendampingi Kepala kantor BPN Sidoarjo, Ir. Nandang Agus Taruna mengatakan, batalnya Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia ke Sidoarjo disebabkan karena agenda yang dilakukan Menteri Agraria sangat padat. Jadi jadwal yang rencananya di agendakan ke Kantor BPN Sidoarjo di ganti dengan tele conference pada acara penyerahan sertifikat prona di desa Kupang, kecamatan Jabon. “ Akan di lakukan tele conference dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia tentang pelayanan pertanahan di Sidoarjo,” tandas Linda. Menurut Linda,di sela acara teleconference tersebut akan di lakukan penyerahan sertifikat simbolis oleh Kepala kantor BPN Sidoarjo, Nandang Agus Taruna bersama Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH.MHum kepada 500 warga pemilik lahan di wilayah Jabon.“ Total tahun ini di Sidoarjo menerima sertifikat melalui program prona sebanyak 3.500 bidang,” ucapnya. Sementara itu, dalam tele conference tersebut, dikatakan Pak Kakan, terbatasnya kuota dari pemerintah karena anggaran APBN yang juga terbatas membuat jajaran BPN di Sidoarjo fokus untuk menyelesaikan bidang tanah agar bisa disertifikasi di masing-masing wilkayah. "Program strategis lain yang juga dijalankan BPN untuk memberikan sertifikat gratis kepada masyarakat yakni sertifikat tanah nelayan dan sertifikat Usaha Kecil Menengah (UKM)," ujarnya. Meski ada sejumlah kendala, kata Pak Kakan, dalam menjalankan salah satu program nasional itu baik kendala eksternal maupun internal tetapi setiap kendala dicarikan jalan keluar sehingga penyelesaian tercapai. Terpisah, Bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH.MHum kepada 500 warga Jabon menyampaikan masyarakat yang menerima sertifikat tanah ini, menyimpan atau memanfaatkannya dengan baik. “Sertifikatnya saya harapkan selalu dijaga, jika memang diperlukan untuk usaha, bisa digunakan untuk jaminan,” ujar bupati. Perlu diketahui, tahun ini Sidoarjo memperoleh Program nasional (Prona) sebanyak 3500 bidang yang dibagikan di 7 desa di Labupaten Sidoarjo. Yakni Desa Trompoasri 250 bidang, Desa Kedinding 620 bidang, Desa Tambakrejo 500 bidang, Desa Kaliboto 630 bidang, Desa Pangreh 500 bidang, Desa Kupang 500 bidang dan Desa Pangkemiri sebanyak 500 bidang.
altbpnsidoarjosTELECONFRONCEalbumonPhotobucket

BPN.BPNWidgetBannerCekBerkas